Kerjasama

Kegiatan kerjasama penelitian dilakukan BB-Biogen dengan berbagai pihak. Mulai dari balai komoditas, perguruan tinggi dan instansi pemerintahan di luar Kementerian Pertanian, pihak swasta yang berkepentingan hingga lembaga-lembaga internasional.

Kerjasama dengan balai komoditas diprioritaskan dalam penyusunan program dan penelitian yang dari awal penyusunan rencana dan pelaksanaan penelitiannya sudah atau harus melibatkan balai komoditas. Kerjasama yang telah dilakukan antara lain mengundang balai komoditas dalam penyusunan program BB-Biogen, kerjasama penelitian pemanfaatan marka molekular untuk perakitan varietas unggul dan karakterisasi plasma nutfah, serta pemanfaatan teknik in vitro untuk pembentukan varietas unggul. Selain itu, kegiatan kerjasama juga dilakukan dalam bentuk pemanfaatan fasilitas penelitian yang ada di BB-Biogen.

Salah satu bentuk kegiatan kerjasama BB-Biogen dengan balai komoditas adalah bergabungnya beberapa orang peneliti dari BB-Biogen dalam konsorsium padi yang dikelola oleh BB-Padi. Kerjasama di dalam link project atau konsorsium juga akan memberikan nilai tambah dalam pencapaian visi dan misi BB-Biogen. Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia. Saat ini beberapa negara, yaitu Amerika, Jepang, Cina,dan India, sudah bergabung dalam program penelitian functional genomics padi. Saat ini International Rice Functional Genomics Consortium (IRFGC) di koordinasi oleh IRRI sedang membangun jaringan antar negara yang berminat untuk mempercepat penelitian tersebut. Sasaran dari penelitian rice functional genomics tersebut adalah untuk mengidentifikasi gen-gen penting dan mengkarakterisasi alel-alel yang menguntungkan pada setiap lokus. Dengan mengadopsi program ini (pembentukan Indonesian Rice Genomics Program) maka Indonesia akan mempunyai peluang untuk bergabung dengan IRFGC, dan selanjutnya memilih target prioritas apa yang sesuai untuk kepentingan nasional, serta seiring dengan itu mendapat kesempatan akses terhadap sumberdaya genetik dan kesempatan pelatihan yang ditawarkan IRFGC.

Kerjasama dengan perguruan tinggi dan instansi di luar Deptan dilakukan dengan melibatkan staf perguruan tinggi dan staf peneliti di luar Deptan dalam penelitian yang dilakukan oleh BB-Biogen. Kerjasama penelitian ini didanai oleh pihak Badan Litbang Pertanian (melalui PAATP, KKP3T atau proyek lainnya), RUT, RUTI, dan RUK, dan berbagai kegiatan kerjasama lainnya yang didanai oleh instansi di luar Deptan.

Kerjasama luar negeri antara lain telah dilakukan dengan beberapa lembaga instansi pemerintah luar negeri dan lembaga-lembaga internasional. Melalui kerja sama tersebut BB-Biogen memperoleh dana penelitian, peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan jangka pendek (3-6 bulan) dan jangka panjang (fasilitas pendidikan S2 dan S3), bahan dan peralatan.

Kerjasama dengan pihak swasta lebih banyak berupa jasa penelitian atau pengujian. Kerjasama ini akan terus dikembangkan dengan tujuan pihak swasta mau ikut berpartisipasi membiayai penelitian BB-Biogen dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh pihak swasta. Untuk mencapai tujuan tersebut program penelitian akan diarahkan kepada penelitian yang mempunyai nilai jual, sehingga dalam penyusunan program pihak swasta akan dilibatkan.

 

 

Pola Kemitraan

Untuk mewujudkan visi dan misi sebagai lembaga penelitian dan pengembangan bioteknologi pertanian terkemuka di Indonesia, BB-Biogen mendorong para penelitinya untuk melakukan kerjasama penelitian. Kerjasama penelitian yang selama ini telah dilakukan adalah dengan balai penelitian komoditas, institusi pemerintah di luar Departemen Pertanian seperti perguruan tinggi, instansi swasta dan institusi penelitian atau donor dari luar negeri.
Pola kemitraan dalam penelitian terdiri atas:

Hibah: penelitian diperoleh secara kompetitif (RUT, PAATP, RUK, RUTI, SINTA) dan non-kompetitif.

  1. Cost sharing: penelitian diperoleh dari institusi dengan syarat adanya dana pendamping dari BB-Biogen.
  2. Contract research: penelitian diperoleh dari pihak pemberi proyek kepada BB-Biogen sebagai pelaksana.
  3. Link projects: penelitian diperoleh dari suatu lembaga nasional maupun internasional dengan melibatkan banyak pihak.
  4. Technology transfer : kerjasama penelitian terjalin dalam bentuk pertukaran peneliti (scientific exchange), pengiriman petugas belajar, pelatihan, dan sandwich program.

Pola kemitraan yang akan dibangun BB-Biogen adalah :

  1. BB-Biogen akan menawarkan produk-produk/teknologi siap pakai (yang tidak, belum, akan, dan/atau sudah dipatenkan) kepada instansi pemerintah, swasta, dan pengguna lainnya. Diharapkan dengan sistem ini akan terjalin kerjasama berkelanjutan antara BB-Biogen dengan pihak luar tersebut.
  2. BB-Biogen akan menawarkan fasilitas-fasilitas/layanan jasa yang dimiliki untuk dapat dimanfaatkan pihak lain dengan tarif tertentu.
  3. BB-Biogen akan mengajukan proposal kegiatan penelitian kepada lembaga nasional ataupun internasional untuk memperoleh dana yang tidak mengikat.

Daftar Topik Penelitian yang Bisa Ditawarkan untuk Kerjasama dengan Instansi Dalam dan Luar Negeri:

[table "18" seems to be empty /]

 

Logo Kementerian Pertanian - BB-Biogen

Kerjasama 2010

Daftar Judul Penelitian Kerjasama Dalam Negeri BB-Biogen TA. 2010 Daftar Judul Penelitian Kerjasama Luar Negeri BB-Biogen TA. 2010   Daftar Judul Penelitian Program Insentif   (RIPP) TA. 2010 BB-Biogen   Daftar Judul Penelitian ...
Logo Kementerian Pertanian - BB-Biogen

Kerjasama 2011

Daftar Judul Penelitian Kerjasama Dalam Negeri BB-Biogen TA. 2011   Daftar Judul Penelitian Kerjasama Luar Negeri BB-Biogen TA. 2011
Logo Kementerian Pertanian - BB-Biogen

Kerjasama 2012

Daftar Judul Penelitian Kerjasama Dalam Negeri BB-Biogen TA. 2012   Daftar Judul Penelitian Kerjasama Luar Negeri BB-Biogen TA. 2012
comments powered by Disqus