header header

Jasa Laboratorium

STRATEGI PENGEMBANGAN PELAYANAN LABORATORIUM

•  Keragaan Laboratorium BB Biogen

Dalam rangka meningkatkan dayaguna dan hasilguna pelaksanaan mandatnya, BB-Biogen telah dilengkapi dengan 8 jenis laboratorium (Tabel VI-1) dengan peralatan/instrumen yang memadai (Tabel VI-2), serta SDM yang mempunyai latar belakang pendidikan dan pengalaman yang cukup lama (Tabel VI-3). Laboratorium kimia dan biokimia (yang sebelumnya disebut laboratorium tanah dan tanaman); dan laboratorium residu pestisida, telah beroperasi lebih dari 20 tahun. Laboratorium biologi molekuler, relatif baru, beroperasi sejak tahun 1990. Data analisis dan hasil penelitian dari laboratorium telah bermanfaat, misalnya dalam penciptaan varietas baru, teknologi budidaya tanaman pangan, ketahanan tanaman terhadap hama , penyakit, pasca panen dan keamanan pangan.

Dalam rangka meningkatkan efisiensi sarana laboratorium dan SDM tersebut, serta sebagai salah satu wujud sumbangsih BB-Biogen dalam mempercepat pembangunan pertanian di Indonesia, BB-Biogen telah menyediakan jasa pelayanan di bidang pengujian kepada semua lapisan masyarakat, baik dari instansi pemerintah, swasta, perguruan tinggi, ataupun perorangan yang memerlukan. Jasa pelayanan pengujian tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ditandai dengan bertambah banyaknya permintaan uji.

Dalam rangka peningkattan mutu pelayanan, melalui proyek Pengembangan Laboratorium Badan Litbang Pertanian, Laboratorium BB Biogen telah menerapkan sistim mutu laboratorium sesuai dengan standar internasional dan telah mendapatkan sertifikat akreditasi mutu Internasional ISO/IEC 17025 yang telah diadopsi menjadi SNI 19-17025-2000 sertifikat ISO/SNI-19-17025-2000, dengan No Akreditasi LP-200-IDN. Semua personil laboratorium telah mendapat pelatihan mengenai ISO/SNI baik internal (dilakukan oleh BB-Biogen) maupun eksternal, yaitu mengikuti pelatihan yang diadakan oleh lembaga lain. Ruang lingkup uji masih terbatas pada uji kualitatif GMO, uji kesuburan tanah dan tanaman, dan residu pestisida. Namun sebagai Laboratorium yang baru mendapatkan akreditasi, Laboratorium BB Biogen masih memerlukan penyempurnaan-penyempurnaan pelaksanaan sistim mutu.

•  Pengembangan Pelayanan Laboratorium BB Biogen

Di dalam rangka persiapan menghadapi era perdagangan bebas, Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) tahun 2010 (negara berkembang bebas masuk ke pasar negara maju) dan tahun 2020 persaingan setara, maka negara-negara di dunia termasuk Indonesia harus berbenah diri, termasuk mempersiapkan kemampuan infrastruktur teknis untuk meningkatkan mutu paket teknologi yang dihasilkan, maupun jasa pelayanan laboratorium seiring dengan keinginan pasar. Laboratorium pengujian yang sesuai dengan standar internasional adalah salah satu infrastruktur teknis yang diperlukan keberadaannya di dalam mendukung era perdagangan bebas, juga sebagai sarana iptek bagi dunia penelitian dan pengembangan dalam memenuhi kebutuhan para peneliti/perekayasa akan hasil penelitiannya yang akurat, andal dan bermutu.

BB-Biogen ditunjang dengan 8 laboratorium untuk menjalankan mandatnya. Nama laboratorium, jenis pelayanan, metoda yang digunakan, justifikasi pendirian laboratorium, peralatan yang dimiliki dan yang masih dibutuhkan tersaji pada Tabel VI-1 s/d VI-4. Sesuai dengan kesiapan melakukan pelayanan, hanya 3 laboratorium dengan ruang lingkup uji yang masih terbatas, telah memperoleh akreditasi ISO/SNI 19-17025-2000, yaitu Laboratorium Biomolekuler, Laboratorium Kimia/biokimia, dan Laboratorium Biopestisida. Dalam 5 tahun yang akan datang, secara bertahap akan diperluas jenis laboratorium dan ruang lingkup uji yang disiapkan dan diajukan untuk mendapat ISO/SNI 19-17025-2000 (Tabel..). Penambahan laboratorium dan ruang lingkup uji memerlukan pembiayaan untuk penambahan instrumen pendukung, kalibrasi instrumen, pelatihan personil, pengadaan bahan acuan bersertifikat, kegiatan uji profisiensi, dan penyusunan dokumen-dokumen yang diperlukan. Pembiayaan yang besar dalam 5 tahun mendatang adalah penggantian instrumen yang usianya sudah diatas 15 tahun. Walaupun masih dapat digunakan, namun biaya perbaikan/perawatan menjadi mahal, sedangkan kinerja instrumen (ketepatan, ketelitian dan batas deteksi yang terkecil) sudah ketinggalan dengan instrumen baru yang menggunakan teknologi deteksi dan komputerisasi yang semakin canggih.

Hal yang perlu mendapat perhatian pada lima tahun mendatang adalah penggantian personil laboratorium yang menghadapi usia pensiun. Penggantian lebih dini akan memudahkan dari segi pemindahan keahlian kepada pengganti yang baru.

Kegiatan pengembangan metoda memang belum banyak dilakukan, walaupun pada prinsipnya Laboratorium BB-Biogen memberikan fasilitas yang cukup untuk penelitian pengembangan metoda terutama metoda-metoda baru khususnya senyawa-senyawa yang berhubungan dengan sifat fungsional atau senyawa bioprospeksi, yaitu senyawa yang sangat berguna dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk manfaat di bidang industri. Jadi ada 4 rencana strategis yang dilakukan oleh BB Biogen yaitu:

•  Pengembangan ruang lingkup uji laboratorium.

Sertifikat Mutu Laboratorium Internasional tersebut memacu BB Biogen dan segenap personilnya untuk bertekat bulat memberikan pelayanan mutu yang lebih baik, dan mempertahankan bahkan meningkatkannya. Untuk itu diperlukan program pemeliharaan terhadap kinerja dari sarana/instrumen, program pengendalian mutu teknis yang meliputi validasi metoda, kalibrasi alat/instrumen, uji profisiensi, dan pengendalian mutu uji, dan penyempurnaan sistim manajemen termasuk di dalamnya adalah sistim dokumentasi, audit internal, kajji ulang sistim mutu, dan peningkatan mutu/kemampuan sdm melalui pelatihan-pelatihan.

Ruang lingkup tersebut akan diperluas agar pelanggan dapat menikmati pelayanan uji/jenis analisis yang lebih luas lagi. Dalam lima tahun mendatang, ruang lingkup uji diperluas secara bertahap, yakni mencakup uji senyawa anorganik dan organik/biokimia dalam contoh tanah, tanaman, pupuk, air dan bahan pertanian lainnya (Tabel ..). Analisis GMO juga diperluas dengan analisis kuantitatif untuk lebih banyak lagi jenis gen, pada jaringan tanaman (Tabel ...). Senyawa biokimia yang terkait dengan sifat fungsional, senyawa toksik dan alergen juga akan dikembangkan secara bertahap.

Dalam era globalisasi persaingan teknologi pertanian dan pemanfaatan sumber daya genetika (SDG) akan sangat menonjol di masa mendatang. Modal dasar berupa kekayaan SDG merupakan keuntungan komparatif serta berpotensi untuk menghasilkan pendapatan yang sangat besar bagi negara pemiliknya. Namun demikian, memperlakukan kekayaan SDG hanya sebagai keunggulan komparatif tidak akan memberikan manfaat ekonomis yang optimal bagi negara pemiliknya, khususnya di era ketika globalisasi menyingkap batas antar negara. Meskipun di satu sisi globalisasi memberikan kesempatan perluasan pasar (dari pasar lokal ke pasar dunia), tetapi di sisi lain hal ini mengandung konsekuensi dimana produk harus mengikuti mutu menurut standar internasional, harga yang kompetitif dan adanya jaminan ketersediaan produk yang berkesinambungan.

Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya genetik terbesar kedua di dunia (setelah Brazil ) justru agak terlambat dalam usaha penggalian potensi dan pemanfaatan SDG sendiri. Selama bertahun-tahun pemanfaatan SDG di Indonesia sebagian besar berdasarkan pengetahuan tradisional. Di sisi lain, kebutuhan untuk mengembangkan sumber-sumber pendapatan negara yang baru, menjadikan Indonesia tidak punya pilihan lain kecuali harus memanfaatkan keanekaragaman hayatinya lebih optimal. Hal ini juga sebagai upaya antisipasi mengingat pihak asing melalui berbagai usaha lebih agresif dalam menggali dan memanfaatkan SDG Indonesia tersebut.

Sehubungan dengan itu, peningkatan usaha eksplorasi, karakterisasi pelestarian dan pemanfaatan SDG bagi pembangunan pertanian khususnya perlu didukung oleh peningkatan kesadaran bangsa dan kemampuan pengembangan IPTEK. BB Biogen dalam usaha peningkatan usaha pelestarian dan pengembangan SDG tersebut telah menyusun langkah strategi antara lain :

•  peningkatan kemampuan SDM penelitian dengan mengirim pendidikan degree S2 dan S3 serta non degree,

•  penajaman prioritas program penelitian yang lebih terfokus.

Untuk mendukung maksud tersebut di atas perlu peningkatan kapasitas fasilitas penelitian yang memadai, lengkap dan berdaya saing. Tahun 2004 BB Biogen melengkapi pengadaan peralatan/instrumen secara progresif meliputi:

•  Laboratorium HTA dan Sumber Daya Genetika

Laboratorium ini akan diarahkan ke bidang analisis tanaman pangan, tanaman hias, tanaman industri, tanaman obat-obatan dan mikrobiologi, meliputi komponen primer, sekunder, dan lainnya yang memiliki potensi komersial. Penelitian juga akan diarahkan kepada identifikasi senyawa kimia atau probiotik yang bernilai tinggi, genetika tanaman yang lebih unggul serta menjadi daya saing tersendiri.

•  Laboratorium Genetika Molekuler dan Rekayasa Genetika

Penelitian bioteknologi tanaman, hewan dan mikroba akan menjadi tumpuan masa depan di bidang pertanian. Pembangunan bioteknologi menjadi sangat penting agar tidak menjadi pasar produk global. Bioteknologi modern akan juga mencakup Teknologi Proses, Sumber Daya Genetika, Biologi Molekular, Reproduksi dan Pertumbuhan, serta Rekayasa Protein dan Imunologi. Laboratorium analisis genetika, DNA sequencing, marka genetika dan evaluasi genetika.

•  Laboratorium Kultur Jaringan

Laboratorium ini menjadi tindak lanjut dari hasil pekerjaan sebelumnya. Laboratorium ini sudah tersedia.. Gedung Laboratorium di Cimanggu Bogor yang sudah tersedia berumur lebih dari 40 tahun, namun tata letak sistem elektrik, gas dan airnya belum sesuai dengan rancangan dan tata letak alat yang dibutuhkan untuk mendukung sentral laboratorium yang akan dikembangkan. Disamping itu, estetika dan ergonomi ruangan perlu diatur agar memenuhi persyaratan laboratorium yang akan diakreditasi.

•  Laboratorium Uji Keamanan Hayati

Untuk Fasilitas Uji Terbatas, rencana strategis yang di rumuskan adalah pembangunan dua unit rumah kasaukuran 20 x 15 x 4 m, berlantai tanah, dilengkapi d ouble door yang digunakan untuk menguji keamanan hayati tanaman buah-buahan dan perkebunan transgenik seperti pepaya dan tebu. Kebutuhan lainnya adalah Lapangan Uji Terbatas berukuran 150 x 100 m, untuk lahan sawah beririgasi dan lahan kering (untuk padi sawah, palawija, dan tanaman buah-buahan, serta perkebunan). Lapangan berpagar ini di diperlukan untuk menguji penampilan agronomi dan seleksi galur transgenik, serta uji keamanan hayati yang meliputi perpindahan gen, dampak terhadap organisme non target seperti predator dan parasit serta mikroba tanah, dan sifat weediness dan invasiveness .

Dengan adanya pengembangan FUT, diharapkan FUT di Badan Litbang Pertanian akan menjadi Pusat Pengujian Keamanan Hayati tanaman transgenik di Indonesia karena sudah dilengkapi (1) rumah kaca berfasilitas chiller untuk menguji tanaman sayuran dataran tinggi, (2) rumah kasa untuk menguji tanaman buah buahan dan perkebunan, serta (3) lapangan uji terbatas untuk menguji ptujuhpilan agronomi dan seleksi galur transgenik dan tempat menguji keamanan hayati tahap final.

•  Persiapan untuk memperoleh sertifikat sebagai lembaga Inspeksi untuk uji mutu dan efektifitas pupuk, SNI/ISO-19-17020-1998.

Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 09/Kpts/Tp.260/1/2003 tertanggal 13 Januari 2003, telah menetapkan BB Biogen sebagai salah satu lembaga yang ditunjuk untuk melakukan uji mutu dan efektifitas pupuk anorganik di Indonesia. Tugas yang telah diputuskan ini harus direalisasikan dengan mempersiapkan sistim manajemen dan sarananya. Program kedepan yang terkait dengan persiapan tersebut antara lain adalah pembuatan dokumen sistim mutu, pelatihan personil, kelengkapan sarana dan peralatan,serta bimbingan dari lembaga yang kompeten dalam persiapan mendapatkan sertifikat tersebut. Pengalaman dalam memperoleh ISO/SNI 19-17025-2000 akan memperlancar personil dalam memperoleh sertifikat serupa, sehingga kesempatan ini akan dimanfaatkan dengan baik.

•  Persiapan sistim manajemen untuk memperoleh ISO-9001.

•  Rencana strategis pengembangan sarana laboratorium

Renovasi Gedung, Laboratorium, Kantor dan Aula Keragaan Teknologi.

 

Halaman pencarian

Wisata Bioteknologi

Bagi Anda yang tertarik dan menaruh perhatian dengan bioteknologi, bagaimana ia diwujudkan dan perangkat apa yang diperlukan, maka kami membuka diri bagi kunjungan Anda [selengkapnya]

Mengenal Plasma Nutfah

marble dnaKita sudah sering mendengar istilah 'plasma nutfah' (germplasm). Namun sejauh mana Anda mengenal apa itu plasma nutfah tanaman pangan, arti penting dan beberapa kegunaannya bagi kesejahteraan manusia ? [selengkapnya]

Koleksi Buku & Majalah Baru Perpustakaan

marble dnaUntuk meningkatkan mutu layanan informasi, dalam tahun 2005 - 2006 perpustakaan BB-Biogen telah menambah koleksi beberapa buku dan majalah baru [selengkapnya]

Katalog Plasma Nutfah Tanaman Pangan Edisi I

marble dnaTelah terbit buku Katalog Plasma Nutfah Tanaman Pangan Edisi I tahun 2004, yang memuat informasi data paspor (asal aksesi) dari komoditas-komoditas plasma marble dnanutfah tanaman pangan yang dikoleksi di bank gen BB-Biogen. Untuk edisi tahun 2005, katalog ini juga telah tersedia dalam versi compact disc.

BB-Biogen
Jl. Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111, Indonesia
Telp. (0251) 338820, 337975 Fax. (0251) 338820

© 2004 Last updated on 13.03.2008 20:55